Ketum PROBO: Imlek 2577 Jadi Momentum Perkuat Kebangsaan
- account_circle Bambang Hartadi
- calendar_month 46 menit yang lalu
- visibility 1
- comment 0 komentar

Ketua Umum DPP PROBO, M. Rizky Hidayatullah. (Foto: Istimewa)
Jakarta, Transdata.id – Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dimaknai sebagai momentum memperkuat harmoni dan persatuan bangsa. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Relawan Pro Prabowo (PROBO), M. Rizky Hidayatullah, menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2026 kepada seluruh umat yang merayakan di Indonesia, seraya mengajak seluruh elemen bangsa merawat kebangsaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menurut Rizky, perayaan Imlek bukan hanya tradisi budaya, tetapi juga refleksi nilai-nilai universal seperti kerja keras, ketekunan, solidaritas keluarga, dan semangat berbagi. Nilai-nilai tersebut, katanya, sejalan dengan karakter bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi gotong royong.
“Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Semoga membawa keberkahan, kesehatan, kedamaian, dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia. Keberagaman budaya adalah kekuatan besar bangsa ini yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa merawat kebangsaan bukan sekadar narasi simbolik, melainkan tanggung jawab kolektif untuk menjaga toleransi dan harmoni sosial, terutama di tengah tantangan global yang dinamis.
Dalam pernyataannya, Rizky juga mengajak masyarakat memberikan dukungan terhadap pemerintahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Menurutnya, stabilitas nasional dan keberhasilan program pembangunan sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh rakyat.
“Pemerintahan yang kuat memerlukan dukungan bersama. Ini bukan hanya soal politik, tetapi tentang memastikan agenda kemandirian nasional, kesejahteraan, dan kemakmuran rakyat berjalan optimal,” tegasnya.
Ia berharap semangat Tahun Baru Imlek menjadi energi kolektif untuk terus bekerja dan berkarya demi Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat. Momentum ini, lanjutnya, harus menjadi pengingat bahwa bangsa Indonesia dibangun atas fondasi persatuan dalam keberagaman.
“Imlek adalah refleksi bahwa perbedaan adalah kekayaan. Mari kita rawat kebangsaan dan terus bersatu membangun masa depan Indonesia yang lebih baik,” pungkas Rizky.
- Penulis: Bambang Hartadi



Saat ini belum ada komentar