Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Guberur BI Ingatkan Prospek Ekonomi Global Meredup Hingga 2027

Guberur BI Ingatkan Prospek Ekonomi Global Meredup Hingga 2027

  • account_circle Abdul Kadir
  • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Transdata.id – Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa prospek perekonomian global diprediksi masih akan menghadapi tantangan berat hingga tahun 2027.

Hal itu disampaikan Perry dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia yang digelar di Kompleks Kantor Pusat BI, Jakarta Pusat, Jumat (29/11).

Menurut Perry, terdapat lima faktor utama yang menghambat pertumbuhan ekonomi global dalam beberapa tahun mendatang, mulai dari kebijakan tarif perdagangan hingga penggunaan kripto yang belum teratur.

1. Kebijakan Tarif Resiprokal Amerika Serikat

Perry menjelaskan, kebijakan tarif berbalas yang diberlakukan Amerika Serikat telah menekan volume perdagangan internasional dan meredupkan semangat multilateralisme global.

“Kebijakan tarif Amerika Serikat berlanjut mengakibatkan turunnya perdagangan dunia, meredupnya multilateralisme, bangkitnya bilateral dan regionalisme,” ujarnya.

2. Perlambatan Ekonomi AS dan China

Dua negara ekonomi terbesar dunia, AS dan China, mengalami perlambatan pertumbuhan. Kondisi ini berdampak pada tertahannya penurunan inflasi global, sekaligus menyulitkan kebijakan moneter bank sentral di berbagai negara.

3. Tingginya Utang dan Suku Bunga Negara Maju

Perry menyebutkan bahwa defisit fiskal besar yang terjadi di negara-negara maju membuat suku bunga tetap tinggi. Kondisi tersebut menekan beban fiskal negara berkembang.

“Karena defisit fiskal yang terlalu besar berdampak pada tingginya bunga dan beban fiskal di negara-negara berkembang,” ungkapnya.

4. Risiko Sistem Keuangan Meningkat

Risiko kerentanan sistem keuangan global meningkat akibat lonjakan transaksi produk derivatif, terutama yang melibatkan hedge fund dengan machine trading.

5. Maraknya Stablecoin Tanpa Regulasi

Faktor terakhir adalah meningkatnya adopsi stablecoin oleh perusahaan swasta yang belum memiliki pengaturan dan pengawasan jelas.

“Maraknya uang kripto dan stablecoin pihak swasta. Belum ada pengaturan dan pengawasan yang jelas. Disinilah perlunya central bank digital currency,” tegas Perry.

Indonesia Tetap Waspada

Perry menegaskan bahwa Indonesia juga tidak kebal terhadap tekanan global tersebut. Karena itu, BI bersama pemerintah akan terus merespons dengan kebijakan yang tepat untuk menjaga stabilitas sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi nasional.

“Penting untuk eling lan waspodo, seperti nasehat Ronggowarsito. Prospek ekonomi global masih meredup pada tahun 2026 dan 2027,” pungkasnya.

  • Penulis: Abdul Kadir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bandara Khusus IMIP di Morowali

    Kepmenhub Hapus Status Layanan Internasional Bandara IMIP

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Jakarta, Transdata.id – Kementerian Perhubungan mencabut izin layanan penerbangan langsung dari dan/atau ke luar negeri pada Bandara Khusus Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah. Pencabutan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 55 Tahun 2025 tentang Penggunaan Bandar Udara yang Dapat Melayani Penerbangan Langsung dari dan/atau ke Luar Negeri […]

  • ilustrasi Suasana lantai Bursa Efek Indonesia.

    Danantara Kepincut Investasi Pasar Modal, Fokus Pada Saham Berkualitas

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Bambang Hartadi
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Jakarta, Transdata.id – Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) mulai membidik peluang investasi di pasar global. Langkah ini menandai pergeseran strategi dari fokus domestik menuju penetrasi pasar internasional, sejalan dengan praktik umum sovereign wealth fund (SWF) di berbagai negara. Managing Director Treasury Danantara Indonesia, Ali Setiawan, menjelaskan bahwa ekspansi ini bertujuan mendapatkan diversifikasi […]

  • Beras Premium

    Surplus Beras 3,8 Juta Ton Pemerintah Fokus Tekan Harga Beras Hingga Sesuai HET

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Adi Surodjo
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Jakarta, Transdata.id – Kementerian Pertanian mengumumkan bahwa jumlah kabupaten/kota yang masih mengalami kenaikan harga beras terus menurun. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), saat ini tercatat hanya 37 daerah yang mengalami kenaikan harga beras, turun dari 48 daerah pada pekan kelima Oktober. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa penurunan ini merupakan […]

  • Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa.

    Menkeu Purbaya Buka Layanan Pengaduan Khusus Pengusaha Mulai Pekan Depan

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Bambang Hartadi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Jakarta, Transdata.id – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, akan membuka layanan pengaduan khusus bagi para pelaku usaha di seluruh Indonesia. Layanan tersebut dirancang untuk menampung berbagai keluhan yang kerap dialami pengusaha, sekaligus sebagai upaya menjaga serta memperbaiki iklim investasi nasional. Purbaya menyampaikan bahwa layanan pengaduan tersebut akan mulai dibuka pada pekan depan dan dapat […]

  • Ketua Umum DPP PROBO, M. Rizky Hidayatullah

    Ketum PROBO: Imlek 2577 Jadi Momentum Perkuat Kebangsaan

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Bambang Hartadi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Jakarta, Transdata.id – Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dimaknai sebagai momentum memperkuat harmoni dan persatuan bangsa. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Relawan Pro Prabowo (PROBO), M. Rizky Hidayatullah, menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2026 kepada seluruh umat yang merayakan di Indonesia, seraya mengajak seluruh elemen bangsa merawat kebangsaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. […]

  • Emas Antam menguat sepanjang pekan, tembus Rp 2.413.000 per Gram

    Harga Emas Antam Menguat Sepanjang Pekan, Capai Rp 2.413.000 per Gram

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Rizky
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Jakarta, Transdata.id – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menunjukkan tren penguatan selama sepekan terakhir, meskipun sempat mengalami koreksi tipis di tengah periode pengamatan. Pada Senin (24/11/2025), harga emas tercatat berada pada level Rp 2.340.000 per gram. Pergerakan harga berlanjut pada Selasa (25/11) dengan kenaikan sebesar Rp 40.000, sehingga harga menjadi Rp […]

expand_less